Aksi demonstrasi bertajuk Aksi Bela Rakyat (AKBAR) jilid 4 atau aksi 411 di kawasan Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat akan digelar hari ini, Jumat (4/11/2022).

Sekira pukul 11.24 WIB, massa belum nampak mendatangi kawasan Patung Kuda yang berada di dekat Istana Kepresidenan.

Kendati begitu, beberapa water barrier berwarna oranye telah menutup Jalan Merdeka Barat yang menuju arah Harmoni ataupun Thamrin, dikutip dari Tribun Jakarta.

Selain itu, petugas kepolisian juga nampak telah memasang barikade beton dan kawat berduri.

Nampak juga belasan petugas kepolisian berjaga di belakang barikade beton tersebut.

Sementara itu, arus lalu lintas yang berasal dari Jalan Budi Kemuliaan menuju Air Mancur masih dibuka kendati telah terpantau macet.

Hal ini terjadi pula di Jalan MH Thamrin menuju putaran Air Mancur Thamrin.

Polda Metro Jaya mengungkapkan adanya dua titik aksi demonstrasi, yaitu di kawasan Patung Kuda dan di depan Gedung Kementerian Ketenagakerjaan, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Selatan.

Sebanyak 3.790 pun dikerahkan unutk mengamankan jalanya aksi.

“Sementara kami turunkan 3.790 perseonel pengamanan untuk mengawal seluruh aksi pada hari ini,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan.

Tuntutan Aksi: Jokowi Mundur sebagai Presiden

Suasana terkini arus lalu lintas di sekitaran Patung Kuda, Gambir, Jakarta Pusat, jelang demonstrasi Aksi Bela Rakyat Jilid 4 (Akbar 411) pada Jumat (4/11/2022). Barrier beton hingga kawat berduri dipasang membentang Jalan Medan Merdeka Barat arah menuju Istan Merdeka.

Aksi demonstrasi yang dilakukan hari ini di Istana Kepresidenan karena Presiden Joko Widodo (Jokowi) dianggap gagal dalam menjalankan pemerintahan.

“Bahwa oleh karena itu kami menuntut yang terhormat Presiden Joko Widodo dengan legowo untuk mundur sesuai TAP MPR Nomor VI/MPR/2001 tentang Etika Politik dan Pemerintah,” kata salah satu tokoh aksi massa, Habib Muhammad Bin Hussein Al Attas dikutip dari Tribunnews.com.

Pada aksi hari ini, Hussein meminta seluruh elemen masyarakat agar mengikuti agenda turun ke jalan.

Hal tersebut lantaran pihaknya ingin menyampaikan aspirasi terkait perbaikan di berbagai keadaan di Tanah Air.

“Oleh karena itu sekali lagi kami mengajak segenap elemen bangsa yang cinta tanah air dan bangsa untuk turun ke jalan pada hari Jum’at esok (hari ini) unutk menyampaikan aspirasi mulia ini,” tuturnya.

Terpisah, tokoh Persaudaraan Alumni (PA) 212, Habib Muhammad Bin Hussein Alatas mengungkapkan Habib Rizieq Shihab tidak akan hadir dalam aksi kali ini.

“Untuk IB (Imam Besar) HRS tidak hadir,” ujarnya.

Adapun ketidakhadiran Rizieq Shihab lantaran harus ada proses yang dilalui terkait status hukumnya.

Lalu pada saat yang bersamaan, Jokowi tengah melakukan kunjungan kerja ke Mojokerto, Jawa Timur setelah sebelumnya sempat tertunda.

Seharusnya, kunjungan kerja ini dilakukan Jokowi pada 10 Oktober 2022 lalu.

“Jadi hari ini Presiden kunker ke Mojokerto Jawa Timur. Oleh karena itu, Kementerian BUMN mengajukan permohonan kembali agar Bapak Presiden ke Mojokerto pada hari ini, 4 November 2022,” ujar Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin.

(Tribunnews.com/Yohanes Liestyo Poerwoto/Milani Resti Dilanggi/Fahmi Ramadhan)(Tribun Jakarta/Satrio Sarwo Trengginas)

Artikel lain terkait Aksi 212

Sumber Artikel.