Laporan Wartawan Tribunnews.com Andrian Salam Wiyono

Pemanah muda asal Bojonegoro, Erwina Safitri mengaku bingung menggunakan uang bonus yang diraihnya pada ajang SEA Games XXVI 2011. Pasalnya, ia yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA) 2, Bojonegoro, kelas IX, dan belum memikirkan masa depannya.

“Bingung mas dipake untuk apa, belum kepikiran juga sih, apalagi untuk kedepannya seperti apa, tapi kayanya ditabung dulu saja, siapa tahu nanti dibutuhkan” kata Erwina dengan wajah lugunya

Erwina benar-benar menjadi bintang lapangan Indonesia pada cabang panahan SEA Games XXVI 2011, karena perempuan kelahiran 7 Juli 1993 tersebut mampu menyumbangkan tiga medali emas dari empat yang diraih, diantaranya di nomor recurved tunggal putri, recurved ganda putri, dan recurved campuran.

Atas raihan tersebut Erwina pun menjadi pemain sumbangsih terbesar karena tim panahan mampu menjadi juara umum dengan memperoleh empat emas, dan dua perunggu.”Ya senang dan bangga pastinya, akhirnya perjuangan panjang berakhir dengan manis, dan sesuai harapan,” jawabnya

Meski masih muda Erwina kini menjadi salah satu pemanah Indonesia terbaik dalam nomor Recurve Puteri bersama pemanah Ika Yuliana, Titiek Kusumawardani dan Nova N.

Sumber Artikel.