Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

Mata merupakan indera penglihatan yang tentunya memiliki peran yang sangat penting bagi tiap orang di dunia.

Jika mata mengalami gangguan, maka ini akan berpengaruh pula pada kelancaran aktivitas kita.

Hal itu karena semua aktivitas yang kita lakukan tentunya membutuhkan mata, kecuali saat kita tidur.

Ada sederet gangguan mata, mulai dari rabun jauh, rabun dekat, presbiopia, astigmatisma, glaukoma hingga katarak.

Nah, beberapa kondisi penglihatan tersebut dapat diperbaiki kualitasnya melalui operasi Lasik.

Lalu apa itu operasi lasik?

Lasik merupakan prosedur operasi yang tidak hanya dapat dilakukan untuk perbaikan pada kualitas penglihatan penderita rabun jauh saja, namun juga rabun dekat dan astigmatisma.

Dikutip dari laman www.webmd.com, Rabu (30/11/2022), operasi mata Lasik menggunakan laser untuk secara tepat membentuk kembali lapisan luar mata anda yang bening, meningkatkan penglihatan anda.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) Amerika Serikat (AS), awalnya menyetujui prosedue operasi ini pada 1999.

Kini Lasik menjadi salah satu operasi elektif paling populer, dengan sekitar 600.000 prosedur dilakukan para dokter di AS dalam setahun.

Jika anda berpikir untuk melakukan operasi mata laser, bicarakanlah dengan dokter anda dan pertimbangkan kemungkinan manfaat Lasik ini.

Nah, berikut 5 hal yang membuat anda ‘untung’ jika memperbaiki kualitas penglihatan melalui operasi Lasik, meliputi:

1. Hemat biaya

Lasik biasanya membutuhkan biaya antara 1.000 hingga 3.000 dolar AS per mata.

Namun seiring waktu, ini mungkin menghemat uang anda, terutama jika anda melakukan Lasik saat usia masih relatif muda.

Jika anda membayar beberapa ratus dolar untuk penggantian kacamata setiap tahunnya, ditambah beberapa ratus dolar lagi untuk lensa kontak, perlengkapan lensa kontak, dan kunjungan tahunan ke dokter mata, Lasik mungkin akan membuat anda menghemat semua ini.

2. Tidak ada risiko lensa kontak

Dokter Spesialis Mata dan Ahli Bedah Mata Laser, Neda Shamie, MD mengatakan bahwa Lasik menghilangkan risiko infeksi mata yanh dapat disebabkan oleh penggunaan lensa kontak.

“Lensa kontak terkadang dapat menyebabkan infeksi mata yang parah. Lasik secara virtual menghilangkan risiko itu,” kata Shamie.

Dalam survei yang dilakukan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS pada 2015, lebih dari 99 persen pengguna lensa kontak melaporkan telah ‘mempraktikkan kebiasaan berisiko’ yang dapat meningkatkan peluang mereka terkena infeksi mata serius.

Penggunaan lensa kontak meningkatkan risiko infeksi mata dan cedera mata lainnya.

3. Kenyamanan

Dokter Spesialis Mata yang mengevaluasi dan merujuk pasien untuk Lasik, Jonathan Wolfe, OD mengatakan bahwa dirinya bahkan telah melakukan operasi Lasik pada beberapa tahun lalu dan ini terbukti memudahkan aktivitasnya.

“Saya telah melakukan Lasik sendiri pada 2014, dan itu membuat segalanya lebih mudah, mulai dari bekerja, olahraga hingga bepergian jauh,” kata Wolfe.

Ia juga menyebut operasi Lasik dapat membantu memperbaiki kualitas penglihatan pasiennya yang menderita astigmatisma.

“Selain itu, saya merasa ini sangat membantu pada pasien dengan astigmatisma sedang, yang tidak dapat mencapai penglihatan yang stabil dan jernih dengan lensa kontak, dan tidak suka memakai kacamata,” tegas Wolfe.

4. Penglihatan lebih jelas dan lebih baik

Penglihatan yang lebih baik dapat meningkatkan kehidupan anda dalam banyak hal.

Anda tidak perlu lagi khawatir ‘apakah aman mengemudi tanpa kacamata, berencana untuk mengeluarkan lensa kontak saat bepergian semalaman, atau khawatir melakukan yang terbaik untuk mata anda dapat mempengaruhi penampilan’.

Wolfe menekankan bahwa bahkan lensa kontak terbaik pun akan bergerak sedikit saat anda berkedip.

Ini mengganggu, dan menyebabkan distorsi penglihatan kecil saat lensa tidak sejajar sempurna.

5. Perbaikan penglihatan permanen

Lasik mengubah mata secara permanen, menawarkan perbaikan penglihatan secara permanen dibandingkan dengan penglihatan anda sebelum prosedur.

Anda hanya perlu menemui dokter mata untuk melakukan pemeriksaan mata rutin tahunan anda.

Karena kondisi mata berubah seiring waktu, orang mungkin akan menemukan bahwa penglihatan mereka mulai menurun pada usia 40-an tahun, terlepas dari apakah mereka telah melakukan Lasik atau tidak.

Seorang Dokter Spesialis Mata yang melakukan koreksi penglihatan laser, Robert Maloney, MD mengatakan bahwa operasi Lasik memiliki keuntungan tersendiri untuk mata.

“Koreksi itu permanen. Itu tidak pernah hilang. Dengan cara yang sama, Lasik tidak membekukan penglihatan, jadi perubahan alami pada penglihatan yang akan terjadi tanpa Lasik masih dapat terjadi setelah Lasik,” pungkas Maloney.

Terkait pentingnya Lasik, Klinik Utama Layanan Lasik ‘SILC Lasik Center’ berkomitmen untuk meningkatkan kualitas penglihatan masyarakat Indonesia.

Hal ini dibuktikan melalui hadirnya Schwind Atos, sebagai mesin terbaru dan diklaim satu-satunya di Indonesia yang melengkapi layanan Laser Vision Correction.

Founder SILC Lasik Center sekaligus Lasik Expert dan Filantropis, Dr. Sophia Pujiastuti, Sp.M(K)., MM., mengatakan bahwa mesin ini memiliki sederet keunggulan yang mampu mendorong kliniknya menawarkan layanan SmartSight.

Schwind Atos memiliki keunggulan Automatic Cyclotorsion Compensation and Centration, dengan prosedur Minimally Invasive Lenticule Extraction.

“Dengan line up terbaru tersebut, maka SILC Lasik Center membuka layanan SmartSight yang menjadi pilihan masyarakat Indonesia untuk mengkoreksi kelainan refraksi serta menjadi jalan dalam mengoptimalkan kualitas penglihatan, terbebas dari kacamata dan lensa kontak,” tegas Dr. Sophia, dalam keterangannya, Selasa (29/11/2022).

Selain layanan terbaru tersebut, klinik ini turut ditunjang dengan peralatan canggih lainnya yang dioperasikan ke dalam layanan pemeriksaan pra Lasik, pasca Lasik dan operasi katarak.

“Hal ini menjadi salah satu bukti bahwa SILC Lasik Center menjadi Lasik Center pertama di Indonesia yang melayani Laser Vision Correction terlengkap dan tercanggih,” jelas Dr. Sophia.

Kliniknya, kata dia, memiliki layanan lainnya seperti Smartsurface, ZLasik, Lasik Xtra, PresbyMax Hybrid, Refractive Lens Exchange (RLE) dan Operasi Katarak.

“Layanan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan pasien, sesuai dengan hasil pemeriksaan pra Lasik tanpa melupakan kemampuan ekonomi dari pasien,” tutur Dr. Sophia.

Klinik ini turut didukung pula oleh Dokter Spesialis Mata yang berpengalaman di bidang lasik mata serta tenaga kesehatan yang terdidik dan terlatih.

Sumber Artikel.