Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

Staf Ahli Bidang Pemanfaatan Sumber Daya Kemaritiman Kemenko PMK Nyoman Shuida mengatakan penyelenggaraan KTT G20 memberikan dampak terhadap tenaga kerja di Bali.

Bali khususnya wilayah Nusa Dua menjadi tuan rumah penyelenggaraan KTT G20.

Dirinya mengatakan banyak tenaga kerja yang dulu sempat dirumahkan akibat pandemi Covid-19, kembali dipekerjakan jelang G20.

“Menjelang KTT G20, penyerapan tenaga kerja yang kami lihat langsung mulai dipanggilnya para pekerja yang dulu dirumahkan,  untuk kembali aktif mendukung pelaksanaan KTT G20,” ucap Nyoman dalam webinar “Manfaat G20 untuk Masyarakat” yang disiarkan channel Youtube FMB9ID_IKP, Kamis (3/11/2022).

Nyoman mengatakan G20 tidak hanya memberikan dampak keuntungan kepada lembaga dan perusahaan besar tapi juga masyarakat langsung.

Sejumlah pertemuan G20 yang telah berlangsung, kata Nyoman, telah membawa dampak positif secara ekonomi.

“Pertumbuhan sektor transportasi, akomodasi dan pariwisata mendorong terciptanya lapangan kerja baru di berbagai sektor usahanya. Fashion, kuliner dan lain-lain,” ungkap Nyoman.

Nyoman mengatakan dampak penyerapan tenaga kerja ini tidak hanya dialami oleh masyarakat di Nusa Dua, namun juga wilayah sekitar.

“Tak hanya nusa dua tapi daerah lain yang dapat limpahan pengunjung. KTT ini pendorong perbaikan ekonomi pariwisata di Bali,” pungkas Nyoman.
 

Sumber Artikel.