Laporan Wartawan Tribunnews, Larasati Dyah Utami

Indonesia dan Hungaria menggelar Sidang Komisi Ekonomi Bersama (SKEB) ke-6, sekaligus menggelar forum bisnis HunIndo Tech 3.0 di Jakarta, Selasa (4/10/2022).

Direktur Jenderal Amerika dan Eropa (Dirjen Amerop), Kementerian Luar Negeri, Umar Hadi dalam pernyataannya menyatakan sidang bertujuan untuk memperkuat dan memperluas hubungan kerja sama kedua negara.

Indonesia merupakan mitra penting bagi Hungaria dalam kerja sama pengembangan infrastruktur dengan teknologi tinggi, teknologi digital dan keamanan siber, serta vokasi.

“Indonesia menawarkan berbagai kesempatan kerja sama pembangunan dan pengelolaan Kawasan Ekonomi Khusus dan Proyek Strategis Nasional, pemanfaatan talenta muda digital Indonesia, serta mendorong lebih banyak pemuda Hungaria memanfaatkan program beasiswa seni budaya yang ditawarkan Pemerintah Indonesia,” kata Dirjen Amerop dalam pernyataannya, Senin (10/10/2022).

Sebagai bagian dari rangkaian SKEB ke-6, para pebisnis dan pelaku teknologi dan ekonomi digital kedua negara kembali bertemu pada Forum Bisnis Indonesia-Hungaria “HunIndoTech 3.0″, tanggal 5 Oktober 2022 yang diikuti sekitar 100 pebisnis kedua negara.

HunIndoTech 3.0 merupakan kerja sama KADIN RI dan Kedubes Hungaria di Jakarta, dengan dukungan penuh dari Kemlu RI.

Forum Bisnis HunIndoTech 3.0 mengusung tema dan panel smart infrastructure development, fintech and cyber security, dan agrotech yang sangat relevan dengan perkembangan pesat dan peluang penggunaan teknologi saat ini, terutama dalam mempercepat pemulihan ekonomi serta kemudahan interaksi selama pandemi Covid-19.

Forum Bisnis kali ini juga ditandai penandatanganan MoU kerjasama antara perusahaan teknologi Hungaria ACPM dengan Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta (APTISI) dan Amikom Yogyakarta dalam bidang pendidikan terkait studi Keamanan Siber.

Komite Tetap KADIN RI-Hungaria menggarisbawahi keunggulan Hungaria di sektor teknologi utama saat ini, yaitu artificial intelligence, robotic, internet of thing, blockchain, dan sebagainnya. 

Selain itu terdapat potensi pemanfaatan talenta berbakat Indonesia dalam kerja sama keamanan siber. 

Beberapa bentuk kemitraan teknologi digital bilateral a.l. pengembangan advanced mobile payment platforms; teknologi dan sistem GNSS dalam proyek e-toll payment MLFF.

Sumber Artikel.